Wednesday, April 17, 2013

Ternak Kenari

Ternak Kenari.. Sebenarnya bukan merupakan hal yang baru bagi saya.. beberapa tahun yang lalu sebelum gempa bumi terjadi di Yogyakarta tahun 2006, tepatnya tahun 2004 saya sudah mulai ternak kenari. Awal mulanya sih masih taraf mencoba, dengan sepasang kenari lokal (postur kecil), dan alhamdulillah berhasil. Dengan awal yang baik ini kemudian mencoba menambah betina kenari sejumlah 3 ekor. Jadi total betinanya 4 ekor dengan pejantan satu. Dan keempat-empatnya berhasil menetaskan anakan semua. Per betina menelurkan 4 telur dan rata-rata keempat telurnya tersebut menetas semua. Harga jual pada waktu itu masih termasuk bagus untuk ukuran kenari lokal. Per ekor dengan warna cerah dan pastinya jantan di harga 150 rb usia 1 bulan. Sedangkan betina 90 ribu. Sedangkan warna gelap atau hijau untuk yang jantan 80-100 ribu per ekor. Asumsi rata rata harga 125 rb per ekor tinggal mengalikan saja. Apabila satu indukan menetaskan 4 ekor jadi total pendapatan yang diraih dalam waktu 1,5 bulan 125 rb x 4 ekor= 500 rb.  Itu baru satu indukan saja. Apabila lebih dari satu indukan maka taruh 5 indukan so tinggal ngitung saja.  Itu yang baru kenari lokal. Apabila sudah main kenari jenis Yorkshire(postur besar) terutama pejantannya saja dan dikawinkan dengan kenari lokal/AF usia satu bulan anakannya harga minimal 1.250.000 sampai 1.500.000.

Ternak Kenari. Walah malah ngitung kalkulasi pendapatan..he.he..he.he... Setelah sekian lama terhenti karena gempa bumi.. saat ini saya mulai lagi untuk ternak kenari kembali. Meskipun sudah pernah ternak kenari, berhubung lama sudah tidak di pakai ilmunya maka harus ditumbuh kembangkan kembali he.heh.. sense of breeding canaries-nya.. Kurang lebih dua bulan yang lalu saya sudah menyiapkan sepasang kenari lagi.. dan alhamdulilah saat ini sudah menetas dengan menetaskan 4 anakan kenari. Keempat anakan tersebut baru bisa diangkat dari sarangnya setelah usia 1 bulan, dimana di usia tersebut anakan kenari sudah mampu makan sendiri. Mudah ya.. memang mudah kok ternak kenari. Sangkar gantung, sangkar tempel, pun bisa bahkan lokasi ternak sering buat lalu lalang orang juga nggak berpengaruh. Misal diantara kawan-kawan hanya mempunyai ruangan yang agak longgar di garasi mobil, di garasi tersebut bisa dipergunakan untuk ternak kenari meskipun untuk lalu lalang keluar masuk mobil.

Ternak Kenari, begitu mudah khan, namun yang penting adalah jangan sampai kawan-kawan ingin ternak kenari karena faktor ikut-ikutan, karena hal ini pastinya akan ada timbul kebosanan, yang berimbas pada perawatan burung piaraannya menjadi terlantar. Ok..itu dulu kawan sharenya..eaa

No comments:

Post a Comment